0812-2078-1186
Line : kaoskeun

kaos seharga mobil , truth or hoax

Waktu terus bergulir, detik berganti, dan gaya hidup pun terus berubah. Nenek moyang kita dulu hidup sekedar untuk bertahan hidup. Pindah dari satu gua ke gua yang lain. Mencari makan dari satu perburuan ke perburuan yang lainya. Tak ada sehelai bahan pun yang menempel. tidak seperti hari ini,  Penuh dengan kompleksitas. Dari helaian rambut teratas hingga ujung kaki.

Dahulu belum ada mode , pakaian hanya diambil manfaat secara fungsi untuk melindungi. Hari ini nilai utility (kepuasan) dari sebuah pakaian seperti kaos meningkat. Tidak hanya memiliki manfaat sebagai pelindung, lebih dari itu banyak nilai yang tersirat. Ada nilai kesenian dan pesan yang tersirat dari setiap kaos yang di kenakan.

WhatsApp-Image-2018-09-28-at-06.34.29-300x225 kaos seharga mobil , truth or hoax
kaos distro

Jika dulu awal-awal kehidupan di saat zaman belum semoderen saat ini, kita bisa melihat banyak orang memakai pakaian yang sama. Polos tak bergambar atau bertulisan. Konveksi kaos belum ada, insdustri pakaian pun belum berkembang. Bahkan mungkin tehnik celup warna pada tenunan kain belum di temukan. Baru sekadar pabrik penenunan kapas menjadi kain.

Tapi lihatlah hari ini, cat dan tinta melumuri setiap helai kaos yang ada. Fullprint, begitu orang sekarang mengistilahkanya. Seolah pelangi, kaos hari ini mengadung semua warna (me-ji-ku-hi-bi-ni-u). Semua orang ingin berkespresi melalui media ini. Karena kaos yang pada asalnya merupakan kebutuhan primer, kini telah berganti menjadi kebutuhan sekunder, bahkan tersier.

Bagaimana tidak, coba tengok berapa harga kaos yang digunakan oleh kawula muda saat ini. Jika kita mendengar kata ratusan ribu mungkin tidak akan teralu kaget, tapi bagaimana angka yang kita dengar justru jutaan bahkan hingga puluhan juta. Ya tapi itulah faktanya dengan kekuatan branding, sehelai kaos bisa seharga motor dan mobil.

Padahal jika kita melakukan survey ke sebuah konveksi kaos distro misalnya. Kita hanya akan mengeleng-gelengkan kepala. Tak masuk akal rasanya dengan hpp yang hanya puluhan ribu bisa di jual dengan harga selangit. Itulah bedanya material fisik dengan konten. Jika kita menghitung harga dari unsur materialnya masih terdapat batasan nilai. Tapi kaos itu tidak bemiliki batasan nilai jika kita melihatnya sebagai sebuah mahakarya dan seni.

WhatsApp-Image-2018-09-28-at-06.34.292-225x300 kaos seharga mobil , truth or hoax
kaos

Begitulah kaos hari ini, makna dan fungsinya sudah jauh bergeser. Saat ini kaos bak sebuah perhiasan. Menambah tingkat percaya diri sesorang pada kelas sosialnya. Kita tidak bisa memandang kaos sebagai kebutuhan sandang primer biasa. Kita harus bisa melihat jauh kedalam, kaos adalah pemuas kebutuhan level dewa. Bagi orang-orang dengan level kekayaan di atas normal tertunya.

Jadi kaos hanyalah media, yang tentu orang membeli bukan hanya karena materialnya. Lebih dari itu orang menilai kaos dari  nilai-nilai yang terkadung di dalamnya. Baik itu nilai seni, pesan , emosional dan semacamnya.

About the author

Leave a Reply